Mobilitas Akhir Tahun Meningkat Tajam
Malam pergantian Tahun Baru 2025 menjadi salah satu periode dengan tingkat mobilitas tertinggi sepanjang tahun. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat adanya lonjakan signifikan jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh pada 31 Desember 2025, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan libur akhir tahun untuk bepergian dan berwisata.
Meski terjadi kepadatan penumpang di sejumlah stasiun utama, KCIC memastikan bahwa seluruh layanan Whoosh tetap beroperasi normal hingga perjalanan terakhir, sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Langkah ini dilakukan guna menjaga kelancaran dan kenyamanan perjalanan masyarakat pada momen krusial pergantian tahun.
Perjalanan Terakhir Tetap Dilayani Sesuai Jadwal
Pada malam Tahun Baru, KCIC tetap mengoperasikan perjalanan Whoosh hingga jadwal terakhir. Keberangkatan terakhir dari Stasiun Halim dijadwalkan pada pukul 21.25 WIB, sementara dari Stasiun Tegalluar pada pukul 21.05 WIB, dan dari Stasiun Padalarang pada pukul 21.23 WIB.
Secara keseluruhan, pada 31 Desember 2025, KCIC mengoperasikan sebanyak 62 perjalanan Whoosh per hari. Jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 29 persen dibandingkan periode yang sama pada 31 Desember 2024, mencerminkan tingginya permintaan layanan kereta cepat Jakarta–Bandung.
KCIC Lakukan Pemantauan Operasional Menyeluruh
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah perjalanan dan volume penumpang tersebut diiringi dengan pemantauan operasional secara menyeluruh.
Menurut Eva, KCIC memastikan kesiapan seluruh aspek operasional, mulai dari sarana dan prasarana, petugas pelayanan, hingga sistem pengaturan penumpang di stasiun.




Komentar