Penanaman Jagung Serentak Karawang: Langkah Nyata Menuju Swasembada Pangan 2025, dimulai pada 8 Oktober 2025, Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah turut serta dalam gelaran nasional Penanaman Jagung Serentak Karawang, sebuah inisiatif strategis yang diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pemerintah mencapai swasembada pangan nasional pada tahun 2025.
Acara tersebut diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Wakil Presiden Republik Indonesia, menandai komitmen lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui Penanaman Jagung Serentak Karawang yang terintegrasi dan terukur.
Lokasi utama kegiatan Penanaman Jagung Serentak Karawang berlangsung di Dusun Cimider, Desa Lemahmulya, Kecamatan Majalaya, tempat yang dipilih karena potensinya dalam mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah Karawang.
Hadir pula dalam acara tersebut sejumlah pejabat strategis, termasuk Bupati Karawang, Dandim 0604 Karawang, Wakapolres Karawang, dan Ketua DPRD Karawang, menunjukkan sinergi kuat antarinstansi dalam mewujudkan visi Penanaman Jagung Serentak Karawang sebagai fondasi ketahanan pangan lokal.
Bapak Endro, pemilik lahan sekaligus penggerak pertanian di Cluster Anugerah Karawang, menegaskan dukungan penuh terhadap program pemerintah dengan mengalokasikan lahan seluas 2 hektar untuk Penanaman Jagung Serentak Karawang serta komoditas hortikultura lainnya.
“Penanaman jagung serentak dilakukan dengan pemanfaatan lahan tidur, melalui Penanaman Jagung Serentak Karawang bukan sekadar isu produktivitas, melainkan langkah konkret untuk memberdayakan masyarakat sekaligus meningkatkan ketahanan pangan keluarga,” Kata Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah, kepada awak media, Sabtu (22/11/2025).
Target yang ditetapkan dalam kegiatan ini sangat ambisius namun realistis: mencapai luas tanam total 2 hektar yang tersebar di tiga desa strategis, menegaskan komitmen kolektif terhadap keberhasilan Penanaman Jagung Serentak Karawang.
Rincian distribusi lahan mencakup 5.000 meter persegi di Desa Lemahmulya, 10.000 meter persegi di Desa Ciranggon, dan 5.000 meter persegi di Desa Karang Mulya—semua berkontribusi langsung pada percepatan Penanaman Jagung Serentak Karawang.
“Langkah ini mencerminkan pendekatan bottom-up dalam pembangunan pertanian, di mana Penanaman Jagung Serentak Karawang tidak hanya menjadi proyek pemerintah, tapi juga gerakan masyarakat yang inklusif dan partisipatif,” kata dia.
Kapolres Karawang, melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan, menyatakan bahwa Penanaman Jagung Serentak Karawang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat cadangan pangan di tingkat kabupaten.




Komentar