Menurut Jenal, kondisi ini menggambarkan praktik yang ia sebut kotor, di mana para pihak sama-sama mengklaim peduli lingkungan dan masyarakat, namun pada praktiknya sama-sama meraup keuntungan sementara warga menanggung dampaknya. Ia mendesak Polisi, KPK, dan Kejaksaan turun langsung mengusut proses penerbitan izin hingga eksploitasi kawasan karst yang ditambang, karena menduga ada banyak persoalan baik di PT Mas Putih Belitung maupun PT Jui Shin Indonesia.
Tambang PT Mas Putih Belitung Sempat Disegel Pemprov Jabar
Sehari sebelum pernyataan Jenal Murtado ramai, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebenarnya sudah mengambil langkah tegas. Pada Selasa (15/9/2026), Sekretaris Daerah Jabar Herman Suryatman memimpin penyegelan tambang PT Mas Putih Belitung di Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan — perusahaan yang berperan sebagai pemasok utama bahan baku semen untuk PT Jui Shin Indonesia, sebagaimana dilaporkan ANTARA.
Penyegelan dilakukan setelah perusahaan itu mengabaikan tiga kali surat teguran Pemprov Jabar yang dilayangkan sejak Mei 2025, Mei 2026, hingga Agustus 2026, terkait kelengkapan izin dan kelayakan teknis operasional. Herman menyebut sanksi baru akan dicabut jika seluruh persyaratan, termasuk aspek sosial, telah dipenuhi perusahaan.
Laporan Dugaan KKN ke KPK Sempat Mengemuka Sebelumnya
Desakan agar KPK turun tangan sebenarnya bukan hal baru. Berdasarkan laporan Ayo Karawang, pada Januari 2026 seorang pemuda asal Karawang Selatan sudah lebih dulu melaporkan dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme terkait perizinan tambang ke KPK. Laporan itu menyoroti PT Jui Shin Indonesia yang disebut belum mengantongi dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) maupun Izin Pemanfaatan Bagian-Bagian Jalan (IPPBBJ), sebagaimana terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat bersama DPRD Kabupaten Karawang.
Hingga berita ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari KPK, Kepolisian, maupun Kejaksaan terkait tindak lanjut desakan Gerbang Tani. PT Jui Shin Indonesia dan PT Mas Putih Belitung juga belum memberikan tanggapan terpisah atas tudingan yang disampaikan Jenal Murtado.
Sumber: https://mahidara.co/kerusakan-jalan-badami-loji-karawang-gerbang-tani-desak-kpk/