Bayangkan sebuah rumah yang tak hanya menyalakan lampu ketika Anda pulang, tetapi juga tahu kapan Anda butuh ketenangan, udara sejuk, atau musik lembut untuk memulai hari.
Di CES 2026 Las Vegas, Samsung menghadirkan gambaran masa depan itu melalui Bespoke AI 2026 — sebuah visi besar tentang bagaimana perangkat rumah tangga bisa berevolusi menjadi Home Companion, mitra cerdas yang memahami kehidupan penggunanya.
Dari Alat Rumah Tangga ke Teman Sehari-hari
Ketika Cheolgi Kim, Head of Digital Appliances Business Samsung, naik ke panggung CES, ia tak sekadar memamerkan produk baru. Ia menawarkan pandangan baru tentang cara manusia berinteraksi dengan teknologi di rumah.
Melalui ekosistem SmartThings, seluruh perangkat Bespoke AI kini bisa berkomunikasi lintas kategori — dari kulkas, mesin cuci, hingga TV dan ponsel — membentuk satu jaringan yang saling memahami.
Teknologi pengenalan suara Bixby, layar interaktif, dan kamera cerdas memungkinkan perangkat “melihat” dan “mendengar” penggunanya, merespons kebutuhan tanpa harus diperintah. Di sinilah konsep “Home Companion” lahir — rumah yang bukan hanya pintar, tapi juga paham.
“Kami ingin menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik, bukan hanya kemudahan,” ujar Cheolgi Kim. “Bespoke AI dirancang untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan pengguna, bukan sebaliknya.”
Menyesuaikan Diri dengan Dunia: Strategi Global Samsung
Keunggulan Samsung tidak hanya terletak pada inovasi teknologinya, tetapi juga pada kemampuannya membaca karakter pasar di berbagai wilayah. JS Moon, Head of R&D Digital Appliances Business, memaparkan bagaimana setiap kawasan memiliki pendekatan unik terhadap konsep rumah pintar.
Amerika Utara: Inovasi Fungsional dan Desain Modern
Samsung memfokuskan pasar Amerika Utara pada produk seperti Bespoke AI Laundry Combo, yang menggabungkan efisiensi dan kenyamanan dalam satu perangkat. Tren dapur dengan sentuhan stainless-steel premium pun diprediksi menjadi simbol rumah masa depan di wilayah ini.
Eropa: Efisiensi dan Keberlanjutan
Di Eropa, efisiensi energi tetap menjadi kata kunci. Mesin cuci Bespoke AI terbaru diklaim lebih hemat energi hingga 65% dibandingkan standar minimum kelas A. Tak hanya itu, solusi HVAC dan perangkat dapur built-in dirancang untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup berkelanjutan masyarakat Eropa.
Amerika Latin dan Asia: Ekspansi Ekosistem AI
Di Amerika Latin, pertumbuhan pesat didorong oleh perangkat pencuci dan pendingin udara pintar. Sementara di Asia, peningkatan minat terhadap ekosistem smart home menjadi momentum besar. Dukungan terhadap bahasa lokal dan fitur seperti AI Energy Mode membuat perangkat Samsung terasa lebih relevan dan kontekstual di setiap pasar.
“Kami ingin AI terasa dekat dengan setiap budaya,” kata EVP Moon. “Teknologi bukan hanya tentang kecanggihan, tapi juga tentang kemampuan beradaptasi dengan kehidupan nyata.”
Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.
Sumber: https://mahidara.co/samsung-bespoke-ai-2026-era-rumah-pintar-humanis-dengan-home-companion/