Momentum ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, baik terkait pelayanan publik, infrastruktur, maupun kebutuhan sosial lainnya.
Silaturahmi dan Penyerapan Aspirasi Langsung
Aep menegaskan bahwa Tarling menjadi momen penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung tanpa harus melalui mekanisme formal yang panjang. Dengan bertatap muka, komunikasi dinilai lebih efektif dan responsif.
“Kami ingin di momen ini bisa langsung menyerap aspirasi masyarakat. Semua pejabat saya minta hadir agar bisa mendengar sendiri keluhan warga,” ujarnya.
Kehadiran pejabat secara kolektif diharapkan dapat mempercepat tindak lanjut terhadap berbagai masukan yang diterima.
Layanan Cek Kesehatan Gratis dan Stand UMKM
Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga
Selain salat tarawih keliling, Pemkab Karawang juga menyediakan stand cek kesehatan gratis bagi masyarakat yang hadir. Layanan ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.
Warga dapat memeriksakan kondisi kesehatan dasar di stand yang telah disiapkan. Inisiatif ini menjadi salah satu bentuk pelayanan langsung yang diberikan pemerintah daerah dalam rangkaian Tarling Ramadan.
Aep menyebut bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan, terutama selama menjalankan ibadah puasa.
Stand UMKM dan Ruang Keluhan Terbuka
Tak hanya layanan kesehatan, kegiatan Tarling juga diramaikan dengan stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran stand UMKM menjadi ruang promosi sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.
Selain itu, masyarakat diberi kesempatan menyampaikan keluhan secara langsung kepada pejabat terkait. Format terbuka ini memudahkan warga untuk berbicara langsung tanpa sekat birokrasi.
“Ini bukti hadirnya pemerintah daerah di tengah masyarakat. Warga bisa datang, menyampaikan aspirasi, bahkan cek kesehatan gratis,” kata Aep.
Tujuan Tarling Ramadan dalam Perspektif Pemerintahan
Optimalisasi Kinerja Pejabat Daerah
Bupati Aep berharap kegiatan Tarling Ramadan dapat meningkatkan kinerja pejabat daerah. Dengan turun langsung ke lapangan, para Kadis dan Kabid diharapkan memahami kebutuhan riil masyarakat.
Menurutnya, kebijakan yang efektif harus didasarkan pada pemahaman langsung terhadap kondisi masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran pejabat dalam Tarling bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari strategi pelayanan publik.
“Makanya saya absen tadi, semua harus hadir. Ini penting agar kinerja optimal dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Menyentuh Kebutuhan Dasar Masyarakat
Tarling juga dimaksudkan untuk memastikan program pemerintah daerah benar-benar menyasar kebutuhan dasar warga. Melalui dialog langsung, pemerintah dapat memetakan persoalan prioritas yang perlu segera ditindaklanjuti.
Aep menilai bahwa kegiatan seperti ini membantu menciptakan pemerintahan yang responsif dan akuntabel. Aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat langsung dicatat dan dikoordinasikan dengan dinas terkait.
Sumber: https://mahidara.co/bupati-aep-tarling-ramadan-serap-aspirasi-cek-kesehatan/