Lewati ke konten

mahidara.co

Berita penting

Samsung Vision AI Companion: Ketika TV Tak Lagi Sekadar Layar, tapi Rekan Cerdas di Rumah

4 menit baca
Ukuran teks 100%

Di dunia yang semakin terkoneksi, televisi bukan lagi sekadar pusat hiburan. Bagi Samsung Electronics, TV kini adalah jendela yang hidup — perangkat yang memahami penggunanya, merespons kebutuhannya, dan beradaptasi dengan lingkungan rumah pintar di sekitarnya.

Itulah pesan besar yang disampaikan Samsung dalam sesi Visual Display (VD) Deep Dive di CES 2026, yang digelar pada 7 Januari 2026 di The Wynn Las Vegas. Dipimpin oleh SW Yong, Presiden Divisi Visual Display Samsung, sesi ini menandai momen penting: lahirnya era baru televisi berbasis kecerdasan buatan, melalui platform yang disebut Vision AI Companion (VAC).

Dua Dekade Dominasi dan Langkah Besar Berikutnya

Tidak banyak perusahaan teknologi yang mampu mempertahankan posisi puncak selama dua dekade. Samsung adalah pengecualian. Selama 20 tahun berturut-turut, mereka memimpin pasar televisi global, memadukan keunggulan teknologi layar dan desain yang futuristik.

Namun, CES 2026 bukan sekadar perayaan prestasi lama — melainkan pengumuman arah baru. Samsung kini ingin mengubah paradigma televisi dari sekadar perangkat visual menjadi entitas cerdas yang berinteraksi aktif dengan pengguna.

“Kami tengah menyaksikan perubahan mendasar dalam pengalaman menonton. TV kini berevolusi dari sekadar media pasif menjadi mitra yang komunikatif dan adaptif,” ujar SW Yong di hadapan peserta forum.

Vision AI Companion: TV yang Mengenal dan Merespons Anda

Di jantung visi baru ini, terdapat Vision AI Companion (VAC) — sistem AI yang diintegrasikan ke hampir seluruh lini TV Samsung mulai tahun 2026. VAC dirancang untuk memahami konteks tontonan pengguna, mengantisipasi kebutuhan, dan menyajikan informasi relevan secara real-time di layar.

Bayangkan menonton film dokumenter alam, dan TV Anda menampilkan data cuaca, lokasi geografis, atau bahkan jadwal penerbangan ke destinasi tersebut. Atau saat Anda menonton pertandingan sepak bola, Vision AI bisa langsung menampilkan statistik pemain dan cuplikan dari laga sebelumnya.

Samsung menyebut pendekatan ini sebagai “AI yang sadar konteks” — teknologi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga intuitif terhadap niat pengguna. VAC memungkinkan televisi memahami Anda tanpa perlu diminta, mengubah layar menjadi interface yang hidup dan komunikatif.

Lebih dari Hiburan: Integrasi SmartThings dan Ekosistem AI

Dalam konteks yang lebih luas, Vision AI Companion bukan proyek tunggal. Ia adalah bagian dari strategi besar Samsung untuk menciptakan ekosistem AI yang saling terhubung, menggabungkan TV, perangkat rumah tangga, dan ponsel pintar melalui platform SmartThings.

VAC berperan sebagai penghubung alami dalam ekosistem itu. TV dengan Vision AI dapat berinteraksi langsung dengan perangkat lain: mengatur pencahayaan ruangan, menyesuaikan suhu, hingga menampilkan notifikasi keamanan dari sistem rumah pintar.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

Sumber: https://mahidara.co/samsung-vision-ai-companion-transformasi-tv-menuju-era-cerdas-global/

· · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *