Karawang, MAHIDARA — Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang mengerahkan teknologi drone mapping atau pemetaan udara untuk mempercepat inventarisasi Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) perumahan di wilayah Kecamatan Klari. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah mewujudkan kawasan permukiman yang aman, nyaman, dan tertata.
Pemetaan udara difungsikan untuk mencocokkan site plan atau rencana tapak perumahan dengan kondisi riil di lapangan. Data yang dikumpulkan pesawat nirawak itu akan menjadi acuan teknis yang mengikat dalam proses penyerahan PSU kepada Pemerintah Daerah.
Tujuan akhirnya jelas: agar fasilitas umum di lingkungan perumahan seperti jalan dan taman dapat dikelola secara optimal oleh pemerintah demi kepentingan masyarakat luas. Tanpa data pemetaan yang akurat, proses serah terima rentan memunculkan sengketa antara kondisi lapangan dan dokumen resmi yang dimiliki pengembang.
Drone mapping dipilih karena mampu menghasilkan data spasial yang presisi dan mencakup area luas dalam waktu singkat. Berbeda dengan survei konvensional yang membutuhkan tim lapangan besar, teknologi udara ini memungkinkan petugas memperoleh gambaran menyeluruh kondisi perumahan secara efisien dan terukur.
Kecamatan Klari menjadi lokus percepatan inventarisasi karena wilayah ini termasuk kawasan dengan pertumbuhan perumahan yang pesat di Kabupaten Karawang. Kepadatan pengembang perumahan di sana menjadikan inventarisasi PSU sebagai prioritas agar kepemilikan aset publik tidak terbengkalai.
Percepatan ini bukan tanpa latar belakang yang mendesak. Data Dinas PRKP Karawang menunjukkan terdapat 436 pengembang yang tercatat di Kabupaten Karawang, namun secara kumulatif hingga 2025 baru 77 PSU yang berhasil diserahterimakan kepada Pemerintah Daerah. Dari jumlah itu, 13 PSU diserahkan secara mandiri oleh masyarakat atau pihak ketiga, sementara sisanya dilakukan langsung oleh pengembang.
Capaian serah terima PSU sendiri sebenarnya menunjukkan tren positif. Kepala Bidang PSU Dinas PRKP Kabupaten Karawang, Finna Wulansari Yuniar, melalui Ketua Tim Pengendalian dan Pengawasan PSU Perumahan, Moh. Agung M, menyampaikan bahwa target 20 PSU pada 2025 terlampaui dengan realisasi sebanyak 25 PSU. “Alhamdulillah, capaian serah terima PSU tahun ini melampaui target yang telah ditetapkan. Dari target 20 PSU, terealisasi sebanyak 25 PSU,” ujar Agung.
Namun tantangan di lapangan tetap signifikan. Sebanyak 56 pengembang tercatat keberadaannya tidak diketahui, sehingga Dinas PRKP harus melakukan penelusuran dengan berkoordinasi ke tingkat perumahan dan masyarakat sekitar. Pengembang yang sudah tidak dapat ditemukan dan dinyatakan pailit berdasarkan putusan pengadilan akan dikenakan sanksi administratif sesuai Peraturan Bupati Karawang Nomor 335 Tahun 2023.
Sumber: https://mahidara.co/prkp-karawang-drone-mapping-inventarisasi-psu-perumahan-klari/