Lewati ke konten

mahidara.co

Berita penting

Sigap di Tengah Bencana, Polri Turun Langsung Tangani Banjir Akibat Tanggul Longsor di Telukjambe Barat

4 menit baca
Ukuran teks 100%

Respons Cepat Aparat di Lokasi Bencana

Karawang – Peristiwa bencana longsornya tanggul Saluran Irigasi Kalimalang di wilayah Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, kembali menguji kesiapsiagaan aparat dalam merespons situasi darurat. Di tengah kondisi cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan, kehadiran Polri di lokasi terdampak banjir menjadi sorotan penting sebagai bentuk pelayanan publik dan perlindungan kepada masyarakat.

Bencana yang terjadi pada Jumat pagi, 16 Januari 2026, sekitar pukul 06.00 WIB tersebut mengakibatkan air meluap ke permukiman warga di Kampung Cisalak Tengah, Desa Margakaya. Beberapa wilayah sekitar seperti Cisalak Utara dan Cijambe turut terdampak dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 20 sentimeter.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang, IPDA Cep Wildan, menegaskan bahwa sejak laporan awal diterima, jajaran Polres Karawang langsung bergerak menuju lokasi kejadian tanpa menunda waktu.

“Kami menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama. Kehadiran anggota Polri di lapangan adalah wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab kami kepada masyarakat,” ujar IPDA Cep Wildan kepada awak media.

Dugaan Penyebab Longsor: Faktor Alam dan Usia Konstruksi

Berdasarkan hasil pemantauan awal, longsornya tanggul Kalimalang diduga dipicu oleh beberapa faktor. Erosi pada dinding tanggul, penurunan kekuatan tanah akibat usia konstruksi, serta intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menjadi penyebab utama melemahnya struktur tanggul.

Kondisi tersebut membuat debit air tidak tertahan dan akhirnya meluap ke kawasan permukiman. Meski ketinggian air belum mencapai level kritis, potensi peningkatan debit air tetap menjadi perhatian serius aparat dan instansi teknis terkait.

Sinergi Polri dan Lintas Instansi di Lapangan

Penanganan bencana yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB melibatkan personel gabungan dari Sat Polairud Polres Karawang, BKO Dit Polairud Polda Jawa Barat, serta jajaran Polsek Telukjambe Barat. Aparat tampak aktif melakukan pengecekan rumah warga, memantau kondisi air, serta bersiaga penuh apabila sewaktu-waktu diperlukan proses evakuasi.

Tidak hanya Polri, upaya penanganan juga dilakukan secara terpadu bersama BPBD Kabupaten Karawang, unsur TNI, pemerintah kecamatan dan desa, Senkom Polri, Relawan Tagana, hingga komunitas Citra Bhayangkara. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting untuk memastikan penanganan bencana berjalan efektif dan terkoordinasi.

BPBD Kabupaten Karawang telah menyiagakan perahu karet di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi jika ketinggian air meningkat secara signifikan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada warga yang mengungsi karena kondisi air masih dinilai relatif terkendali.

Sumber: https://mahidara.co/polri-sigap-tangani-banjir-tanggul-longsor-telukjambe-barat-karawang/

· · · · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *