Lewati ke konten

mahidara.co

Berita penting

Gedung Terra Drone: Markas Inovasi Teknologi Drone Terbesar di Asia Tenggara yang Mengubah Wajah Industri!

4 menit baca
Ukuran teks 100%

Karawang – Tenggelam di antara hamparan kawasan industri canggih di Karawang, Jawa Barat, berdiri sebuah bangunan futuristik yang jarang diketahui publik, Gedung Terra Drone, pusat pengembangan, manufaktur, dan operasi drone komersial terbesar di Asia Tenggara yang diam-diam menggerakkan transformasi digital di sektor pertanian, pertambangan, logistik, dan pemantauan lingkungan.

Gedung Terra Drone bukan sekadar kantor, melainkan ekosistem teknologi terintegrasi yang dirancang khusus untuk mendukung siklus hidup drone dari desain, pengujian, produksi, hingga pelatihan operator semua dalam satu atap berarsitektur modern dengan sentuhan hijau yang menggambarkan komitmen pada keberlanjutan.

Dibangun pada 2023 dan diresmikan oleh Menteri Perindustrian, Gedung Terra Drone menempati lahan seluas 12.000 meter persegi di Kawasan Industri Karawang International Industrial Estate (KJIE), menandai kehadiran Terra Drone sebagai pemain lokal yang mampu bersaing dengan raksasa global seperti DJI dan Autel Robotics.

Arsitektur Gedung Terra Drone menggabungkan prinsip smart building dan green design fasad kaca ganda mengurangi panas, panel surya di atap memasok 30% kebutuhan listrik, dan sistem daur ulang air hujan digunakan untuk irigasi taman internal, mencerminkan filosofi perusahaan: teknologi untuk bumi, bukan melawan bumi.

Di dalam Gedung Terra Drone, terdapat laboratorium uji terbang dalam ruangan (indoor flight test lab) sepanjang 50 meter satu-satunya di Indonesia tempat drone generasi terbaru diuji dalam kondisi ekstrem: angin buatan, hujan simulasi, dan interferensi sinyal, sebelum dilepas ke medan nyata.

Gedung Terra Drone juga menjadi pusat pelatihan resmi Kemenperin dan BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), telah meluluskan lebih dari 1.200 operator drone bersertifikat sejak 2024, menjawab kebutuhan industri akan tenaga kerja terampil di bidang aerial mapping, inspeksi infrastruktur, dan pertanian presisi.

Salah satu keunggulan Gedung Terra Drone adalah lini produksi semi-otomatis yang mampu merakit 200 unit drone per minggu, mulai dari model ringan untuk pertanian hingga drone berat berdaya angkut 15 kilogram untuk logistik medis di daerah terpencil semua komponen 70% diproduksi lokal, mendorong kemandirian teknologi nasional.

CEO Terra Drone Aditya Pratama, dalam wawancara eksklusif menyatakan, “Gedung Terra Drone adalah wujud nyata mimpi Indonesia untuk tidak hanya menjadi pasar teknologi, tapi juga pencipta. Di sini, anak muda Indonesia merancang drone yang digunakan di tambang Freeport, perkebunan kelapa sawit di Kalimantan, hingga pemantauan karhutla di Sumatera,” kata Aditya.

Gedung Terra Drone juga dilengkapi command center 24/7 yang memantau ratusan misi drone secara real-time di seluruh Indonesia dari pemetaan lahan pertanian di Karawang hingga inspeksi pipa gas di Natuna, semua data diolah dengan AI untuk menghasilkan rekomendasi cerdas bagi klien.

Sumber: https://mahidara.co/gedung-terra-drone-markas-inovasi-teknologi-drone-terbesar-di-asia-tenggara-yang-mengubah-industri/

· · · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *