Lewati ke konten

mahidara.co

Berita penting

DAHANA Incar Pasar Tambang Dunia lewat Pabrik Amonium Nitrat Bontang

4 menit baca
Ukuran teks 100%

MAHIDARA – PT DAHANA (Persero) memperkenalkan produk Amonium Nitrat pada pameran Mining Indonesia 2026. Langkah ini memperkuat portofolio perusahaan sekaligus membidik pasar pertambangan global.

Mining Indonesia 2026 tercatat sebagai salah satu pameran industri pertambangan terbesar di Asia Tenggara. Ajang ini mempertemukan produsen alat berat, bahan tambang, hingga penyedia bahan peledak dari berbagai negara.

Amonium Nitrat menjadi bahan baku utama pembuatan bahan peledak. Material ini dipakai luas untuk kegiatan peledakan di sektor tambang, kuari, konstruksi, hingga minyak dan gas.

Proses peledakan sendiri menjadi tahapan krusial dalam ekstraksi mineral maupun pembongkaran batuan keras. Tanpa pasokan Amonium Nitrat yang stabil, operasional tambang berisiko terhambat.

DAHANA memproduksi Amonium Nitrat melalui fasilitas pabrik yang berlokasi di Bontang, Kalimantan Timur. Pabrik tersebut mengantongi kapasitas produksi hingga 75.000 ton per tahun.

Kapasitas sebesar itu menempatkan DAHANA sebagai salah satu produsen Amonium Nitrat dengan skala signifikan di dalam negeri. Skala produksi ini turut menopang kebutuhan bahan peledak industri pertambangan nasional.

Volume produksi sebesar itu memungkinkan DAHANA memasok kebutuhan banyak operator tambang secara bersamaan. Ketersediaan stok yang memadai turut menjaga kelancaran jadwal peledakan di lapangan.

Direktur Teknologi & Pengembangan PT DAHANA, Irwan Ibrahim, memaparkan peran strategis fasilitas tersebut. Ia menyoroti fungsi ganda pabrik ini bagi pasar domestik maupun ekspansi internasional.

“DAHANA memiliki pabrik Amonium Nitrat di Bontang dengan kapasitas produksi mencapai 75.000 ton per tahun. Fasilitas ini menjadi bagian dari upaya kami untuk mendukung kebutuhan industri nasional sekaligus memperluas pasar ke tingkat internasional,” ujar Irwan.

Pernyataan itu menegaskan dua fungsi pabrik Bontang sekaligus. Fasilitas ini menopang pasokan domestik sekaligus menjadi basis produksi berorientasi ekspor.

Orientasi ganda tersebut sejalan dengan agenda mendukung kemandirian industri nasional di sektor bahan peledak. DAHANA memposisikan diri sebagai pemasok utama yang menekan ketergantungan pada produk impor.

Pasokan Amonium Nitrat dari dalam negeri turut memangkas waktu tunggu maupun risiko gangguan rantai pasok akibat impor. Faktor ini menjadi pertimbangan penting bagi perusahaan tambang dalam memilih pemasok bahan peledak.

Komitmen ekspansi pasar Amonium Nitrat DAHANA terealisasi lewat pengiriman ekspor perdana pada 18 April 2026. Pencapaian itu menandai tonggak penting perluasan pasar produk DAHANA ke kancah global.

Ekspor perdana kerap menjadi indikator kualitas produk yang telah memenuhi standar pasar internasional. Capaian ini sekaligus membuktikan produk Amonium Nitrat DAHANA mampu bersaing dengan produsen dari negara lain.

Sumber: https://mahidara.co/dahana-amonium-nitrat-mining-indonesia-2026/

· · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *